Jumat, 21 Oktober 2011

Kerja Keras Adalah Energi kita!


Apalagi yang bisa ku persembahkan, selain tetes keringat ini.
Adakah dharma bakti yang lebih bermakna, dari kerja keras ini.
Ini hanya pengabdian kecil, tapi lahir dari satu tekad besar, menuju perubahan yang kita impikan!
Mengubur yang kelam, menanam benih harapan.
Berbenah diri, menepis keraguan!
Kini bersama matahari pagi, kaki kecil ini akan segera berlari.
Dan senyumpun, kan kembali berseri, di bumi yang kita cintai.

"Kerja keras kami takkan pernah cukup, Dukung kami benahi diri."

Video diatas merupakan advertisement dari pertamina yang muncul di layar kaca sekitar tahun 2009 lalu. Merinding rasanya ketika melihat ads keluaran pertamina itu.
Kata-kata yang disampaikan sungguh dalam dan penuh makna, seolah benar-benar menggambarkan kerja keras yang luar biasa, tanpa pamrih, ikhlas mengabdi untuk bangsa.
Akan tetapi, di lain sisi, masyarakat nampaknya masih ada sedikit kecewa dengan kinerja pertamina selama ini, terutama ketika naiknya harga BBM, kelangkaan yang terjadi di berbagai daerah, sampai dengan masalah tender pengelolaan berbagai blok pertambangan yang jatuh ke tangan asing, swasta. benar-benar telah membuat rakyat kecewa.

Namun di balik itu semua, di dalam tubuh perusahaan negara pertamina, sedang diwarnai semangat perubahan yang luar biasa. ditanamkan kepada seluruh personel dan setiap element perusahaan, mengubah citra, dan meningkatkan kualitas.
sungguh tercemrin dari ads yang dibuat oleh pertamina diatas. "Kerja keras adalah Energi kita" menjadi slogan semangat perbaikan pertamina. namun, kerja keras kami takkan cukup, dukung kami perbaiki diri. menjadi kata terakhir yang disampaikan untuk sama-sama memperbaiki pertamina, yang pada dasarnya merupakan milik kita bersama, bangsa Indonesia.

6 kebiasaan yang Mendukung Kegiatan Menulis


Kalau Anda seorang pelukis, tentunya Anda terbiasa sekali bermain dengan kuas dan cat lukis. Kalau Anda programmer pastinya PC, laptop dan buku komputer sangat familiar dengan Anda. Nah, begitu juga dengan penulis. Ada beberapa kebiasaan yang secara umum sering dilakukan oleh orang yang suka dan terbiasa menulis. Diantaranya adalah :1. Membaca. Lawannya menulis adalah membaca. Kalau Anda terbiasa membaca, entah itu buku, dari internet dan lain-lain, maka Anda pasti bisa menulis. Terlepas dari gaya dan bahasa, Anda telah memiliki banyak ide dan gagasan yang sebenarnya itu tersimpan di memory Anda saat Anda melakukan kegiatan membaca. Setiap hal yg tersimpan di memory kita akan menjadi energi pendukung dari kegiatan menulis kita. Semakin sering membaca juga semakin meningkatkan rasa percaya diri kita untuk menulis.2. Berdiskusi dengan teman atau orang lain. Biasanya saat diskusi dengan teman atau orang lain, kemampuan pikiran kita untuk menganalisa dan berpendapat akan mengalir dengan baik. Ini terjadi karena adanya komunikasi dua arah dengan lawan diskusi kita. Semakin sering kita mendapatkan masukan atau sanggahan, semakin terasah pula kemampuan berpikir dan kesanggupan untuk memahami pendapat lain. Dari kebiasaan berdiskusi memberi semacam kelincahan dalam memberikan sudut pandangan di setiap tulisan kita.
3. Mengikuti Seminar. Wah seminar jadi kebiasaan ? hehehe boleh donk :P . Kita semua tahu, kalau mengikuti sebuah seminar, pastinya ada ilmu yang kita peroleh. Dari topik seminar sebenarnya kita sudah bisa langsung menuangkan ide atau gagasan atau juga sekedar mereview ulang dari tema seminar tsb. Seminar memberikan wawasan baru kepada kita. Dan biasanya sebuah seminar sudah dipersiapkan dengan matang dari mulai pemilihan tema, referensi tema sampai dengan kesimpulan akhir. Ini merupakan ‘library’ yang berharga untuk menambah wawasan menulis kita.
4. Mengamati Peristiwa. Setiap hari pastinya banyak kejadian dan peristiwa yang kita alami. Sedikit saja kita coba untuk lebih detail dan menerung sejenak dari peristiwa yang kita lihat atau alami. Mengamati berarti ‘mencerna’ dengan pikiran, bukan hanya melihat lalu melupakannya. Sedikit fokus dan berpikir, itu berdampak terhadap kemampuan kita untuk mengembangkannya dalam bentuk tulisan yang jelas dan mendalam. Apapun peritiwanya, kalau memang kita mengalami atau melihat sendiri, mendokumentasikannya dalam bentuk tulisan akan lebih mudah. Itu pasti.
5. Berimajinasi. Nah ini yang kadang suka kita lupakan. Setiap orang pasti pernah berimajinasi. Tapi tidak semua orang mendokumentasikan imajinasinya Buat seorang penulis fiksi, kegiatan berimajinasi mutlak harus dilakukan. Tapi bukan berarti seorang penulis ilmiah atau non fiksi harus mengabaikan kebiasaan yang satu ini. Berimajinasi adalah kegiatan yang menyenangkan, karena pastinya kita sebagai ’sutradara’ bisa sesuka hati membuat ’skenario’. Dan jangan lupa, berimajinasi lalu ditulis, kalo tidak ya sama juga bo’ong :P
6. Blogging. Yang terakhir ini yang paling menarik :) Di dalam aktivitas blogging pastinya kita menulis, diskusi dan berimajinasi. Menulis ? sudah pasti, gak mungkin gak ada tulisan. Diskusi ? selalu ada ruang untuk diskusi, terutama kalau kita posting tema yang menarik atau menimbulkan kontroversi. Berimajinasi ? yup, minimal kita penasaran, mereka-reka kayak apa sih sang pemilik blog yang kita kunjungi, bener khan ?
Itulah beberapa kebiasaan yang kiranya bisa memberi dukungan kita dalam kegiatan menulis. Dan seperti biasa, ada yang ingin menambahkan ?

catatan kecil : pagi Siang malam 'Gerilya panitia Semarak Ramadhan 1431H'

jam di laptopku menunjukkan pukul 04.00, tertanggal 17 Agustus 2010, ya.. hari kemerdekaan republik indonesia, 65 tahun sudah indonesia, negeriku ini merdeka.
aq sedang duduk di tengah kamarku dengan laptop di depanku, bunyi speaker sedang memainkan mp3 Nasyid dari maher zain lewat hpku, cukup keras, karena untuk stimulus juga biar si albana bisa bangun, ya dengan teman2 lainnya juga, ada rahman, dan dian sidiq. tapi... eee... g bangun2 juga ternyata.. ckckck.
cuman si dian sidiq dan rahman yang langsung bangun dengan sigap (tentu dengan gaya orang yang masih ngantuk, geragap lebih tepatnya, matanya merah dan terlihat masih berusaha untuk membuka kelopak matanya yang nampaknya masih terasa berat, sambil mengerutkan dahi menunjukkan usaha yang kuat untuk menahannya.)
tapi si sidiq malah izin pulang untuk membangunkan teman sekoktrakannya, imam, karena katanya sudah beberapa hari ini imam kesiangan tidak sahur.
si rahman di check ternyata cuman minum air putih doank, setelah ditanyain, ternyata emang g mau saur, mungkin karena kecapean dengan agenda yang padat seharian samapai malam.
sie albana malah masih tidur aja dibelakangku.
tapi akhirnya.. bangun juga dia walaupun cuman sempat minum aer putih kayak rahman buwat ngisi perutnya..
dan.. akhirnya dia tidur lagi.

sambil download adobe photoshop Illustrator CS 3 portable selesai, mari kita lihat kebelakang.
hari ini adalah H-5 diadakannya Talkshow semarak ramadhan 1431 H dengan Tajuk "Senandung Cinta Ramadhan". beberapa hari terakhir panitia sedang sibuk-sibuknya dengan berbagai permasalahan yang ada, mulai dari pem-fix-an acara, panitia, penjualan tiket yang belum sampai target, dan berbagai hal lainnya, sampai-sampai sudah 5-6 hari terakhir beberapa panitia harus bergerilya mencari cara-cara terbaik untuk terus memperjuangkan terlaksananya talkshow, mulai dari rapat sampai malam, bahkan sampai pulang pagi.
perlobian dengan pihak hotel tempat diadakannya acara juga terus dilakukan, selain itu, perubahan-perubahan konsep serta rundown acara menjadi hal yang bisa berubah setiap saat. mengingat masih banyak hal yang belum fiks, padahal sudah H-5 diadakannya talkshow. yah.. mungkin bisa sedikit dimaklumi, walaupun dalam setiap pekerjaan kita selalu dituntut untuk bertindak profesional, inovatif, dan solutif. namun tak bisa dipungkiri, inovasi yang telah dilakukan ini dengan diadakannya rangkaian acara semarak ramadhan FKIK UMY 1431 H masih banyak kegiatan-kegiatan yang dirasa kurang memenuhi target. disana-sini panitia yang dibentuk nampak kerepotan dan bekerja luarbiasa hebat, berat dan penuh tekanan. inilah kekurangan kami. namun diantara kekurangan-kekuranagan yang ada, perlu diapresiasi bahwa ada sebuah inovasi dan gebrakan baru yang memberikan cara pandang baru terhadap kegiatan-kegiatan organisasi yang ada di FKIK UMy, yaitu dilaksanakannya Semarak Ramadhan 1431H, pertama kalinya di FKIK UMY. Alhamdulillah... Suatu hal yang patut kita Syukuri.
sekitar tiga hari yang lalu, beberapa dari kami, panitia semarak ramadhan bersilaturahmi ke masjid Syuhada agung Yogyakarta. kami diterima dengan salah seorang akhwat disana yang pada waktu itu sedang menjadi panitia ramadhan majid syuhada. kami berbagi cerita tentang perjalanan panitia dari awal sampai sekarang, bagaimana terbentuknya, dan bagaimana kondisi kepanitiaan sekarang. alhamdulillah mereka mendengarkan dengan baik cerita kami, mereka merespon dengan baik cerita permasalahan kami. bahkan mereka menawarkan bantuan dan kerjasama untuk melaksanakan event ini, talkshow senandung cinta ramadhan. kami bahkan ditawari untuk memakai fasilitas yang telah diberikan oleh sponsor berupa tempat acara secara gratis di sebuah hotel di jalan utama Jendral Soedirman yogyakarta. alhamdulillah.. kamipun meresponnya dengan gembira, beberapa dari kami nampak antusias dan bahagia akan tawaran ini, mengingat, salah satu kendala utama dalam event ini adalah pembiayaan tempat yang tidak sedikit. sebenarnya rencana awal dari panitia mengadakan acara ini dengan memanfaatkan tempat baru yang ada di kampus, Sportorium UMY. namun karena dari proses perlobian yang telah panjang dilakukan ternyata tempat yang semula direncanakan tidak bisa diguknakan secara gratis. Harus profesional kata pengelolanya. padahal jelas-jelas ini adalah fasilitas yang disediakan oleh kampus. hm.. mungkin pihak pengelola mempunyai alasan lain. jelas!
persiapan demi persiapan terus dilakukan. dan kita lihat nanti bagaimanakah pelaksanaanya di hari-H. Semoga dimudahkan. Bismillah.. ya Allah ridhoilah kami

Malam ini (01-07-2010)

Masih berada di depan laptop pukul 01.50. dibelakang masih terdengar suara-suara dari berbagai ruangan stand yang berbeda, beberapa dengan music, film, dan ada juga yang sedang memutar layar televisi. sedangkan aku sedang berusaha menenangkan hati dengan memutar musik-musik yang lembut dengan menyumpalkan earphone ke kedua telingaku.
malam ini(pagi ini) jaga lagi stand muktamar Muhammadiyah di stand FKIK, ini adalah kedua kalinya aku tidur di tempat stand, ya memang baru berlangsung 2 hari juga UMY exponya, walaupun secara resmi memang baru malam tadi dibuka..
hari yang seharusnya bisa aku manfaatkan dengan baik, dan tepat. tidak menghabiskannya untuk tidur yang sia-sia, aku lewatkan pagi sampai petang tadi dengan tidur yang tak produktif dan malah cenderung negatif.
beberapa hari yang lalu, aku diingatkan oleh salah seorang teman, yang kini mungkin aku anggap sudah seperti keluarga sendiri, keluargaku disini, tempat dimana aku merantau.. yang seharusnya aku gunakan benar2 untuk menuntut ilmu. dan meraih citaku. namun kejadian demi kejadian akhir-akhir ini membuatku kembali berfikir, apakah aku sudah berada di jalur yang benar?? dan sepertinya aku belum berada pada jalur yang benar tersebut. baru aku ketahui setelah sekian lama, setelah 3 tahun lebih aku berada disini, sejak 3 tahun yang lalu meninggalkan kampung halaman untuk merantau.
waktu itu aku sedang berada di bus dalam rombongan bersama teman2 BEM, bus kami kecil, hanya memiliki 14 kursi dan waktu itu diisi dengan 12 orang peserta, 1 sopir dan 1 kernet.
tengah malam ketika penumpang yang lain tertidur(sepertinya) kami berdua berada di kursi paling depan. kami bercerita tentang banyak hal, dan hingga sampai pada sebuah topic tentang diri ku. ada 2 hal pokok yang coba dia sampaikan, walaupun sebenarnya bukan dari dirinya sendiri, akan tetapi dia hanya mencoba menyampaikan berita yang dia dapat dari teman-temannya.. cukup mengherankan memang, karena yang dibahas adalah apa yang ia sebut dengan 'vmj', dan keterlibatan dalam dakwah umum. to be continue

Pengalaman Komuda Blok 18











































hari rabu 8 juni 2010 kemaren, adalah waktu untuk komuda ku di blok 18 ini. RS panembahan Senopati tepatnya aku akan komuda. pagi-pagi sudah siap-siap berangkat, mempersiapkan segala keperluannya (walaupun hanya alat tulis dan jas lab.. hehe). pemandangan yang akan jarang ditemui jika ke kampus lebih dari jam 7. kali ini jam 6 harus sudah sampai kampus, sepi, bersih, sejuk tapi juga dingin karena malam hari tadi hujan turun. cukup menyejukkan juga udaranya, Alhamdulillah. sambil menunggu teman-teman yang lain, aku gunakan untuk jalan-jalan kecil, baru ada 1 orang yang datang yang aku "langgar" ketika mau masuk kawasan parkir tadi. hehe.. yang lain masih belum nampak, lama kelamaan lengkaplah sudah, kemudian kami memutuskan untuk memakai 1 mobil dan 1 sepeda motor untuk berangkat ke rumah sakit, 1 mobil sedan diisi dengan 6 orang, dan 1 sepeda motor untuk berboncengan. sebenarnya ada banyak sepeda yang bisa dipakai, tapi karena 1 motor kempes ban depannya, dan 1 lagi sang pemilik tidak membawa surat2, maka motor kulah yang dipakai, walaupun sebenarnya mungkin lebih parah. ban belakang sudah tipis banget, dan ternyata "ngembos" juga. tapi tetep nekat. sebelum jauh, kami memompa ban dulu di pom bensin gratis. karena gak tau ukuran tekanan normalnya, akhirnya cuman dikira-kira.. hehe.. dan walhasil, ketika baru berjalan sekitar 5km, ban terasa ngeronjal, lama-lama semakin keras, motor mulai meliuk-liuk dan akhirnya benar-benar kempes. bocor. duh komuda udah jam segini, udah mau telat, bannya kempes. alhamdulillah berhenti tepat di seberang tukang tambal ban. langsung deh ditambalin, akhirnya kami berdua memanggil teman yang sudah duluan samapi untuk menjemput kami, yang ternyata sudah tidak begitu jauh lagi rumah sakitnya. tapi motornya?? terpaksa ditinggal, walaupun sebenarnya agak takut kalau-kalau hilang, tapi rasa itu bisa ditekan. dan akhirnya berani menitipkan di tempat tambal ban, karena memang belum selesai. akhirnya sampai juga di rumah sakit. kali ini blok reproduksi kebagian di bangsal. menangani pasien yang habis melahirkan atau yang memiliki masalah obsgyn lainnya.
kali ini mendapat pasien dengan riwayat mioma uteri, 48 tahun. pada awalnya aku agak kaget, ini kok pasien umur 48 tahun masih bisa melahirkan ya?? padahal akan sangat beresiko anaknya mendapat syndrom down, tapi ternyata bukan melahirkan, tapi karena mioma uteri, tumor yang menyerang rahim. dan sudah dijadwalkan hari itu akan dilakukan operasi histerektomi atau pengangkatan rahim. sebenarnya terapinya bisa hanya dilakukan kuretase ataupun hanya pengangkatan miomanya saja, bahkan kalau tidak terlalu mengganggu dan tidak ada resiko berkembang ke keganasan, dibiarkanpun bisa. karena mioma ini kebanyakan tanpa gejala. keluhan yang dialami pasien yang membuatnya datang untuk periksa adalah karena mengalami menstruasi yang berkepanjangan selama 15 hari. dan setelah didiagnosis, dengan bantuan USg pula, didapatkan gambaran tumor yang cukup besar, akhirnya diputuskan untuk dilakukan pengangkatan mioma dan uterus sekaligus, setelah mendapat izin dari pasien tentunya. oiya.. pasien ini mempunyai jamkesmas, melihat kartu anggota yang dia miliki, ada tertanda dr Siti fadhilah Supari Menteri Kesehatan RI di kartunya.. hehe.. yang sekarang sudah digantikan dengan Endang Soekamti.. hm.. sejauh ini masih belum tau apakah jamkesmas nya mampu membiayai semua perawatan sejak datang sampai post operasi atau tidak. lain kali kita bahas.
pasien yang lainnya adalah ny. X yang baru berumur 19 tahun, kali ini normal-normal saja, melahirkan dengan SC (seccio Cesarea) elektif. G1P0A0, presbo, 3000gram, 38mg+2hari. SC juga dilakukan hari ini. jadi keinget kata-kata dosen kemaren. kalau nikahnya lama nanti udah tua anaknya masih kecil-kecil. lha ini umur 19 tahun sudah melahirkan. aku aja yang umur 21 belum nikah.. hm.. kapan ya.?? hehe.. tapi pasien yang ini fine-fien aja, ke rumah sakit memang karena indikasi caesar saja, tidak ada kelainan yang lain. InsyaAllah Oke.. hehe..
1 lagi ada kasus unik, ny Y mengeluh karena haid yang banyak dan lama. 1 bulan bisa jadi 2 kali haid. dan ternyata dari hasil pemeriksaan, didapat riwayat pernah memakai alat kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) sejak tahun 1996. O'o.. sekrang sudah 2010, 1996 berarti sudah 16 tahun yang lalu. dan ternyata juga tidak pernah kontrol. sebenarnya pasien ini adalah rujukan dari rumah sakit X, kurang tau dimana tepatnya. karena pasien menolak dilakukan kuretase disana, sehingga pasien dirujuk ke RS ini. dan dari terapi di data pula akan dilakukan kuretase, dan pasien setuju. oiya, IUD itu normal bertahan antara 5 sampai 10 tahun. kalau zaman dulu IUD bentuknya kayak apa ya??? hm...
oke deh.. itu tadi beberapa pasien yang saya dapat. ada juga kakak2 koas dari UMY angkatan 2005 yang juga ikut. tapi hanya beberapa yang kenal, tapi kami juga mencoba untuk akrab, karena ya.. kita teman sejawat. hehe.. ndegerin temen yang dari post natal care, jadi pingin liat, tapi g jadi karena udah keburu pulang.. sudah ketemu dokternya. sebelum pulang, biasa kami makan bareng dulu.. kali ini di bakso bakar, lumayan, referensi baru. oiya, pulang tak lupa ambil motor. alhamdulillah masioh utuh. akhirnya. dan sampai di kampus sekitar pukul 12. walaupun sebelumnya sempat nyasar muter-muter nyoba jalan baru. hehe. Selesai deh. Alhamdulillah.

Menembus batas (True Story Pak Budi)


Penghasilan hanya 450.000 sebulan tapi bisa menyekolahkan ke 3 anaknya sampai ke perguruan tinggi? punya rumah hanya seluas 2,5m x 9 meter tapi mampu menghidupi 6 orang anak kandung dan memelihara 16 anak asuh? tinggal di area yang terbilang keras, banyak kejahatan, tapi mampu menghindarkan anak-anak dan keluarga dari pengaruh negatifnya? itulah sosok seorang pak budi yang dikisahkan dalam buku ini. bukan sosok fiktif, tapi ini nyata, dan benar-benar terjadi di zaman yang penuh dengan persaingan ini. buku ini sendiri ditulis langsung oleh pak budi sendiri, si pelaku sebenernya dan juga dengan bantuan tim redaksi tentunya. bahasa yang disampaikan sangat mudah dipahami oleh siapapun, anak-anak, pemuda, pelajar, bahkan guru. yang lebih membuat enak dibaca adalah cerita yang disampaikan benar-benar real, dan masih fresh. sehingga tidak diluar angan-angan atau hanya fiktif belaka. kekuatan yang ada di dalam buku ini adalah kisah hidup pak budi sendiri. ketegarannya dalam mengarungi derasnya ujian hidup dan lingkungan yang keras membuat pembaca mungkin akan meneteskan air mata. sesuatu yang dikatakan banyak orang tidak mungkin, dengan kepasrahan yang tinggi dari pak budi kepada Allah swt menjadi mungkin. banyak pelajaran-pelajaran hidup yang bisa diambil. dan juga pembaca akan diajak sendiri untuk menyaksikan keajaiban-keajaiban yang telah dialami pak budi sekeluarga. Tak hanya melulu cerita tentang hidup pak budi, buku ini mencoba menampilkan pengetahuan pengetahuan lain, mulai dari catatan IQ, mendidik anak, pengetahuan umum, dan data-data terkait. penulis mampu membuatnya dengan baik. tambahan keterangan yang mencoba memberi penyambung antar bab dan di akhir buku terkesan agak mengganggu inti cerita buku. walaupun mencoba menjembatani akan tetapi seperti malah terkesan mengganggu. walau demikian, buku ini tetap luar biasa, cocok untuk anda yang mungkin pernah menyerah akan keadaan, bagi anda yang merasa sudah tidak ada lagi jalan keluar terhadap permasalahan hidup, dan tentu bagi semua yang ingin mengambil pelajaran dari sosok yang luar biasa. selamat membaca.

3 idiots!


Film ini menceritakan tentang pengalaman 3 orang mahasiswa yang menuntut ilmu di Imperial College of Engineer. Film bollywood ini di-release pada kuartal terakhir 2009. cerita yang diambil merupakan adaptasi dari novel karya Chetan Bhagat, "five point someone". Dengan bintang-bintang terkenal Bollywood seperti Aamir Khan, Karina Kapoor dan lain-lain, disutradarai oleh Rajkumar Hirani menjadi film yang menyabet beberapa penghargaan prestisius di dunia perfilman. Alur Flashback yang dipakai menjadi point penting dalam film ini, melalui cerita flashback itulah digambarkan bagaimana masa sekarang sangat dipengaruhi apa yang telah diperbuat di masa lalu. tidak hanya sebagai Humor dan komedy, film ini memberikan banyak contoh falsafah hidup. Mulai dari sistem pendidikan, prinsip hidup, pola pikir dan kreatifitas. Kejadian-kejadian yang ditampilkan dalam film ini memang banyak yang cocok dengan realita nyata di masyarakat, inilah yang membuat film ini menjadi berisi dan penuh dengan makna. realitas yang ditampilkan seolah menjadi kriti atas banyak pihak. film ini cocok dilihat oleh siapapun, dari berbagai usia dan kalangan. Semoga bermanfaat.